Deschamps Beberkan Moncernya Paul Pogba di Timnas Prancis

Paul Pogba Euro 2020

Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps membeberkan rahasia yang membuat performa Paul Pogba di timnas Prancis begitu moncer. Ia menyebut bahwa kebebasan bermain merupakan kunci bagi pemain berusia 28 tahun itu untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Paul Pogba selalu menjadi andalan Didier Deschamps sejak melakoni debut pada Maret 2013 silam. Gelandang Manchester United itu terus mampu menjawab kepercayaan yang diberikan sang pelatih. Penampilan apik sang gelandang juga terus berlanjut di ajang Euro 2020 yang kini sedang berlangsung.

Performa impresif Paul Pogba bersama timnas Prancis menimbulkan sejumlah pertanyaan. Sebab, ia kesulitan untuk tampil konsisten bersama Manchester United.

Didier Deschamps sempat mendapatkan pertanyaan mengenai rahasia yang membuat Pogba bisa tampil lebih baik di timnas Prancis. “Dengar, Paul adalah seorang gelandang yang komplet,” tutur Deschamps dikutip Manchester Evening News.

Penempatan Posisi Paul Pogba

Deschamps menilai Paul Pogba memiliki kemampuan di atas rata-rata gelandang lain. Namun, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh adalah penempatan posisi.

“Paul punya banyak kualitas. Dia mampu melepaskan umpan datar dan lambung dengan sama baiknya dan ia menguasai itu semua,” sambung Deschamps.

“Di tim ini [Prancis], kami mengasah penempatan posisinya. Kami tidak ingin ia hanya sekedar pandai mengumpan, melainkan juga harus mampu menempatkan posisi sebelum melepas umpan.”

Dengan kemampuan yang dimiliki oleh Paul Pogba, Deschamps meyakini cara terbaik untuk mengeluarkan kemampuan tersebut adalah dengan memberinya kebebasan. Dengan demikian, ia bisa berkreasi dalam mengatur lini tengah.

“Perannya di tim kami cukup bebas, dia tidak terpaku saat membantu serangan saja. Jika dibutuhkan, dia bisa mundur dan merebut bola.”

“Di atas lapangan dia bisa ditempatkan sedikit agak maju maupun mundur. Posisinya juga bisa sedikit digeser lebih ke kanan atau ke kiri, tergantung penempatan posisi pemain lainnya,” papar Deschamps.

Di timnas Prancis, Pogba lebih sering dimainkan di sektor central midfielder atau gelandang tengah. Ini berbeda dengan yang diterapkan oleh Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Manajer asal Norwegia itu bahkan tak jarang menempatkan Pogba sebagai pemain sayap.

Kontrak Pogba di Manchester United

Kontrak Pogba di Manchester United saat ini sudah kian menipis. Ia hanya memiliki sisa kontrak satu tahun sehingga bisa hengkang dengan status bebas transfer di musim panas tahun 2022 mendatang. Namun, kabarnya pihak Manchester United ingin segera memperpanjang kontrak sang gelandang.

Hal ini tak lepas dari semakin membaiknya performa Pogba dalam semusim terakhir. Di samping itu, Pogba sejatinya merupakan salah satu pemain andalan Solskjaer. Kubu Manchester United bahkan dikabarkan bakal menawarkan gaji mencapai 400 ribu Pounds per pekan. Jika perpanjangan kontrak ini terealisasi, maka Pogba akan menjadi pemain dengan gaji termahal di Premier League.

Saat ini Paul Pogba sebenarnya dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa lain. Ada Real Madrid yang memang sudah dalam dua musim terakhir dikabarkan tertarik untuk memboyongnya ke Santiago Bernabue. Kemudian, ada Juventus yang ingin memulangkan Pogba demi memperkuat skuat mereka di musim depan.